Ada kesalahan di dalam gadget ini

Senin, 09 Agustus 2010

Tempat Wisata Kampung Vietnam di Batam


Tidak bisa di pungkiri lagi tempat wisata kampung vietnam saat ini sudah menjadi tempat pilihan bagi warga batam maupun wisatawan dari luar batam dan bahkan wisatwan dari luar negeri. Kampung vietnam sendiri adalah merupakan tempat sejarah di batam. Kampung vietnam adalah dulunya kawasan bekas pengusian orang orang dr negara vietnam. Kampung vietnam sendiri ada di pulau galang deket sama pantai melur dan juga jembatan barelang.

Yang menambah daya tarik dari pengunjung disitu banyak peninggalan peninggalan bersejarah yang masih bisa di lihat dan telusuri fungsi dr kegunaan benda2 tsb. Meskipun sudah sebagian dr benda benda peninggalan tersebut sudah ada mulai yang punah karena termakan usia dan lapuk serta ditumbuhi semak belukar yang mampu membuat mata ini melotot krn indahnya eksotis panorama pemandangan disana. Mudah mudahan pemerintah batam cepat merespon keadaan tsb sehingga benda benda tsb masih bisa di konservasi dan direhabilitasi untuk menirukan bentuk aslinya.

Di kampung vietnam sampean bisa melihat benda benda aneh diantaranya barak barak yg sebagai tempat tinggal mereka jaman itu, gereja tua, pagoda atau vihara, rumah sakit, kuburan masal yg mungkin dulu byk orang kelaparan saat itu, bekas perahu perahu kayu yg saat itu digunakan oleh mereka lari dr negaranya dan akirnya terdampar di batam, kemudian juga masih tersisa tempat bermain dr anak anak para pengungsi [youth centre], kantor UNHCR, penjara, serta masih tersedianya lahan bekas pertanian mereka.
Melihat dari kondisi barang barang yg masih tertinggal sepertinya mereka sudah mengenal teknologi meskipun hanya apa adanya, terbukti ada PLN dan beberapa sarana lainnya.

Sisa-sisa Vihara dan gereja yang masih ada di sana, yang sebagian sudah nampak kerusakannya dan sebagian sudah diperbaiki di sana-sini.


Salah satu barak yang tersisa yang gunakan sebagai tempat tinggal para pengungsi di Camp SiNam. Kondisinya sudah banyak yang rusak.

Vihara yang masih tersisa dan sudah diperbaiki

Lukisan dalam Vihara
Gereja di Kampung  Vietnam
Bekas bangunan Youth Centre yang tersisa. 
Sedangkan ini adalah rumah tahanan untuk pengungsi yang terlibat perkelahian dsb
Ini adalah gedung information centre yang letaknya berseberangan dengan rumah tahanan tadi, di sinilah terletak benda-benda & poto-poto peninggalan para pengungsi. Digunakan juga sebagai museum
Benda-benda peninggalan ini kebanyakan bertuliskan ” TA ON DUC ME”, menurut petugas information centre artinya kira2 sbg ucapan terimakasih para pengungsi kepada Bunda Maria, karena mereka telah selamat ketika melarikan diri di lautan hingga terdampar.
Tempat penguburan pengungsi yang meninggal
Dari total jumlah pengungsi yang ada (sekitar 200rb jiwa), yang meninggal di camp adalah sebesar 503 jiwa, yang dipulangkan ke negara asal 5600 jiwa dan sisanya pada tahun 1996 disalurkan ke negara ketiga yaitu Canada, England, France, Italy, Philippine, Japan, Argentina, Australia, Brazil, USA .
Selama 16tahun camp SiNam ini tertutup untuk umum. Pada bulan Sept’96 tempat ini diserahkan kepada pemerintahan Kab. Kepri Timur & Otorita Batam dan kemudian dibuka sebagai tempat pengembangan pariwisata sejarah pada Januari 1997. Pada 24 Maret 2005 para pengungsi yang sukses sempat mengadakan reuni di Galang.

0 komentar:

Poskan Komentar